Minggu, 25 September 2016




PENJELASAN MENGENAI GRAND OPENING SPB 2016
Pertama –tama marilah kita memanjatkan puji dan syukur kita kepada Tuhan yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya kepada kita semua sehingga kita dapat hidup hingga sekarang karena saya yakin bahwa tidak ada jamina untuk hidup sampai besok hari .
Mengenai kegiatan gran openeing SPB 2016 kemaren yang diselelnggarakan di Ma KOREM surakarta pada tanggal 16 September 2016 sampai 18 September 2016 . Alhamdulillah penyelenggaraan Grand opening SPB 2016 ini berjalan dengan lancar walaupun masih ada sedikit kendala mengenai cuaca  yang tidak menentu yaitu adaya hujan yang tidak disangka karena pada waktu itu cuaca sangat stabil dan dalam keadaan cerah. Kendala-kendala itu tidak membuat semangat kami surut untuk memperoleh ilmu dai dalam acara ini sendiri , bahkan semua itu memebuat saya dan teman –teman yang lain semakin terpacu untuk lebih semangat lagi.
Di dalam grand opening ini kami mendapatkan banyak pelajran yang belum tentu kita bisa dapatkan didalam dunia perkuliahan layaknya seperti mata kuliah dan sebagainya. Banyak hal yang saya peroleh disini dan itu mungkin tidak bisa cukup  untuk saya jelaskan dengan sebatas materi dan kata-kata saja . Didalam rangkaian gran opening ini kami diajarkan bagaimana kita harus mampu memepelajari, memahami,memaknai,melaksanakan, dan memeberi solusi mengenai kasus kasus yang sangat berhubungan dengan masyarakat terutama yang menyangkut dengan hal PERAN MAHASISWA didalam sebuah negara yang demokrasi dan menjunjung tinggi musyawarah mufakat.
1.Dalam rangkaian materi yang pertama saya beserta dengan siswa yang lain mendapatkan materi dengan tema KONSEP DIRI , yang mana konsep diri ini sendiri adalah konsep yang sangat erat hubungan nya dengan siapa diri kita sebenarnya saat ini. Pertama konsep diri ini sendiri adalah respon dari diri kita masing –masing bagaimana kita dapat memahami dan menghargai diri kita sendiri. Konsep diri kita akan berubah – ubah sesuai dengan waktu dan tempat kita berada ......dengan kata lain bahwasanya kita harus mampu menempatkan atau lebih jelasnya kita harus mampu memposisikan siapa kita saat itu dan siapa kita di tempat itu . Konsep diri ini juga memiliki beberapa hal yang dapat mempengaruhi konsep itu sendiri , hal ini yang akan memberikan dampak positif maupun negatif mengenai konseop diri itu sendiri.


 Dan beberapa hal itu antara lain adalah
1.Citra Diri
2. Diri edeal
3.Harga diri
Dan dari tiga hal itu kita harus mampu mengkombinasikan ketuganya menjadi sebuah kesatuan yang dapat menciptakan hal – hal yang sangat berpengaruh dan bermanfaat bagi diri kita sendiri maupun untuk orang orang yang berada di lingkungan sekitar kita.Didalam konsep diri ini juga diajarakan bagai mana kita harus bisa mengailisis antara ganjalan dan keuntungan yang kita peroleh yaitu dengan menggunakan analisis SWOT yang terdiri dari
1.Strengh (kekuata internal )
2.Weakness (kelemahan internal)
3. Opportunities ( kesempatan dari luar )
4. Treat ( hambatan yang berasal dari luar )
Didalam konsep diri ini sendiri juga mengajarkan bagaimana kita harus mengurangi bahkan kalau bisa kita hilangkan saja pemikiran pemikiran yang hanya bersifat konsepsional dan hasil yang diharapkan pun tidak dapat kita dapatkan sesuai rencana konsepsiaonal itu sendiri. Ini artinya kita kurangi itu yng namanya omongkosong atau OMDO dan kita berikan kerja nyata yang kompeten terhadap perubahan baik dari hal yang terkecil yaitu darai diri kita sendiri dan akan melaju sampai keranah negara .
Disini dapat diungkap bahwa sanya kita sebgai geberasi muda penerus bangsa kita harus mampu memposisikan dirikita sebagai pemuda inisiator perubahan terkhususnya adalah meraka pemuda terdidik anak bangsa mahasiswa .Kita sebagai mahasiswa yang berlandaskan TRIDHARMA maka kita harus mampu mengamalakan TRIDHARMA itu untuk kesejahteraan bangsa Indonesia . Dalam kita berkonsep untuk diri kita kita akan menemui banyak indentitas diri kita hal ini entunya akan membuat bingung siapa kita sebenarnya dan untuk itu kita fokuskan satu indentitas saja diaman kita berada dengan mengkondisikan diri dan peran kita didalam lingkup tersebut.



2. PERAN MAHASISWA
          Dan rankain materi dihari yang kedua kami mendapatkan pembelaaran penting yang berkaitan erat dengan peran mahasiswa disini. Kami diarahkan agar kami sebagai mahasiswa pemuda penerus bangsa untuk berinvasi dan menjadi agen of change dimasyarakatdan negara. Kita mahasiswa harus mempunyai tekat yangkuat untuk memeberikan solusi solusi yang sedang melanda negara ini jarena kita adalah manusia- manusia yang terdidik danberwawasan luas . Kita mahasiswa harus ikut andil dalam mengawal kebijakan – kebuijakan pemerintah yang mana harus diawasi dan di teliti kebenaran dan positif negatifnya dari kebijakan yang dibuat oleh pemerintah . Kita harus bersyukur karena masih banyak mereka yang sangat ingin menjadai bagian darai agen perubahan nasional. Diharapkan mahasiswa mampu membawa negara ini kerah yang lebih baik . Kita mahasiswa harus mampu memberikan pergerakan yang nyata terhadap hal yang menyangkut kesejahteraan,keadilan,kemanusiaan di Indonesia saat ini .Dan di SPB ini kita diajarakan mengenaia rasa kepemimpinan bagaimana kita ini sebagai pemimpin bangsa dimasa depan harus memmpunyai itu semua. Disisni kita bekerjasama dfalam satu komando yang artinya kita bersatu mengawal kebijakn – kebijakan pemerintah untuk perubahan yang hebat. Kita salurkan ilmu yang kita peroleh di dalam dunia pendidikan untuk bangsa dan negara kita ini
          3.KEPENULISAN.
          Dan rankaian materi yang kitadaoat dihari yang ketiga adalah mengenai kepenulisan. Materi yang satu ini adalah materi yang menyangkut pada hal kepenulisan sebauah karaya atau [un sebuah pendapat yang seifatnya membangun dan memberikan dampak positif bagi pembaca karya tersebut. Materi ini kita pelajari karena mengingan sekarang negara kita ini telah menjadi negara yang sangat tidak terurus karena minimnya penegtahuan literasi. Litersai adalah sebauah kegiatan atau pembelajaran yang harus kita pelajari karena literasi sangat penting untuk kemajuan bangsa terutama bangsa INDONESIA . Sekarang kita lihat saja di negara kita ini terjadi krisi litersai ...........mau dikemanakan negara kita ini jikalau saya budaya ini mulai hilang dari pandangan bangsa Indonesia . Sekarang banyak pemuda pemudi penerus bangsa kita telah tergerus peradaban barat yang semakin maju yang seakan akan membunuh kita secara perlahan. Dan disini kamipeljari Kepenulisa denga tujun kita mampu memanfaatka kemajuan IPTEK untuk memberikan dan mengembalikan budaya litersai didalam jati diri bangsa kita ini. Bagai mana kita bisa memberikan nilai Akepada seseorang kalao kita hanya tahu dari satu informasi yang belum tentu jelas kebenaranya . Jadi kita harus memulainya dengan titik awal yang matang dan membangun kesadaran nasiaonal akan pentingnya budaya litersai . Adapun beberapa prinsip dalam penulisan yang baik antara lain
          1.sesuaikan dengan dimensi waktu
          2. Mudah dimengerti
          3.sesuai dengan kontek
          4.Komunikatif
          5.Memenuhi standar etika dan keadilan.


Dan masih banyak lagi mengenai apa yang saya dapat kan di grand opening SPB 2016 ini dan itu semua mengajarakan kepada saya sebagai mahasiswa harus dapan andil di dalam hidup berbangsa dan bernegara yaitu Bangsa Indonesia dan Negara Indonesia.

HIDUP MAHASISWA
HIDUP MAHASISWA
HIDUP RAKYAT INDONESIA

“pemuda adalah tulang punggu negara ditangan pemuda negara dinahkodai akan dikemanakan negara itu oleh pemuda”
“berikan aku 1000 orang tua niscaya akan kucabut semeru dari akarnya & berikan aku 10 pemuda niscaya akan ku guncang dunia “

Wassalamuallaikum wr.wb

Tidak ada komentar:

Posting Komentar